Tak pakai hitungan lama, kawasan Monas dan sekitarnya, sebagai lokasi Aksi Bela Islam III, tampak bersih.
 |
Kawasan Monas, Jakarta, tampak bersih seusai Aksi Bela Islam III, Jumat (02/12/2016). Dijepret sekitar pukul 14.00 WIB lewat. |
“KEBERSIHAN sebagian dari iman.”
Prinsip itu tampaknya tercermin kuat dari Aksi Bela Islam III di Jakarta Pusat, kemarin, Jumat (02/12/2016).
Ini contohnya. Tak pakai hitungan lama, kawasan Monas dan sekitarnya, sebagai lokasi aksi, tampak bersih.
Termasuk setelah ditinggalkan sedikitnya 2 juta umat Islam -bahkan ada yang menyebutnya 4 juta.
Relawan Aksi Bela Islam III memungut sampah yang tersangkut di sela-sela paving blok pelataran Monas. [Foto: Rifa’i]
Kotoran dan genangan air pun dibersihkan. [Foto: Yahya]
Memang, panitia dan tim relawan kebersihan tampak sigap mengawasi dan membereskan sampah-sampah, sejak awal hingga berakhirnya aksi menuntut penista agama ditahan itu.
Relawan wanita menyapu sampah di pelataran Monas. [Foto: Rifa’i]
Peserta aksi membawa sampah ke tempat pembuangan khusus. [Foto: Rifa’i]
Buang sampah pada tempatnya. [Foto: Rifa’i]
“Sedia jas sebelum hujan, buang sampah sebelum kotor.” [Foto: Rifa’i]
Pantauan
hidayatullah.com di lokasi Aksi Super Damai 212 itu, saat acara sudah berakhir, lapangan Monas khususnya terlihat
kinclong seperti sedia kala.
Hemm… Mana lagi sampah nih?! [Foto: Rifa’i]
Mengumpulkan yang terkumpul. [Foto: Rifa’i]
Wanita-wanita penjaga kebersihan. [Foto: Rifa’i]
Sampah pun tak lagi jijik dipandang jika dibungkus dan ditata rapi. [Foto: Rifa’i]
Halaman dan taman Monas tetap bersih dan kinclong. [Foto: Zainal]
Foto-foto ini berbicara lebih banyak bahwa kebersihan adalah bagian dari aksi menuntut keadilan hukum atas kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu.*
SKR, Rifa’i, Yahya, Zainal
Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur